Pembekalan KKM Halal: Bekal Nyata Menuju Pendampingan Sertifikasi Halal

Program KKM Halal menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung penguatan ekosistem halal di tingkat desa. Melalui rangkaian kegiatan yang terstruktur, mahasiswa tidak hanya dibekali pemahaman teoritis, tetapi juga dilatih untuk terlibat langsung dalam proses administrasi dan pendampingan pelaku usaha.

Salah satu kegiatan penting dalam rangkaian KKM Halal adalah pembekalan Kelompok 1 dan Kelompok 2 yang dilaksanakan bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Pembekalan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperjelas peran mahasiswa, serta mempersiapkan teknis pendampingan di lapangan.

Pembekalan Kelompok 2 dipandu langsung oleh Bu Evi, sementara Kelompok 1 dibimbing oleh Pak Naim. Dalam sesi ini, mahasiswa mendapatkan arahan terkait konsep dasar sertifikasi halal, alur pendampingan UMKM, serta etika berinteraksi dengan pelaku usaha di desa.

Materi pembekalan disampaikan secara komunikatif dan aplikatif, sehingga mudah dipahami oleh mahasiswa. DPL tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga membagikan pengalaman dan contoh kasus yang sering ditemui dalam proses sertifikasi halal di lapangan.

Setelah pembekalan, mahasiswa langsung diarahkan untuk mempraktikkan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Kegiatan ini menjadi pengalaman penting karena NIB merupakan syarat awal yang harus dimiliki pelaku usaha sebelum mengajukan sertifikasi halal.

Mahasiswa belajar mengisi data usaha, memahami jenis usaha, serta memastikan kelengkapan informasi agar NIB dapat diterbitkan dengan benar. Proses ini melatih ketelitian dan tanggung jawab mahasiswa dalam mendampingi UMKM.

Tidak hanya sampai pada pembuatan NIB, mahasiswa juga mempraktikkan pengajuan produk melalui Si Halal. Pada tahap ini, mahasiswa memahami alur pengajuan, dokumen yang dibutuhkan, serta tahapan verifikasi dalam sistem sertifikasi halal.

Praktik langsung ini memberikan gambaran nyata bahwa proses sertifikasi halal membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan pemahaman sistem digital. Mahasiswa menjadi lebih siap ketika nantinya harus mendampingi pelaku UMKM secara langsung di desa.

Melalui pembekalan dan praktik ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta KKM, tetapi juga sebagai "pendamping" yang mampu membantu UMKM memahami pentingnya legalitas usaha dan sertifikasi halal.

Kegiatan pembekalan KKM Halal ini menjadi fondasi penting sebelum terjun ke lapangan. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman praktik, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi secara nyata dalam mendorong percepatan sertifikasi halal dan penguatan UMKM di desa.


Komentar